Klik Untuk Informasi Lebih Lanjut Klik Untuk Informasi lebih lanjut


Results 1 to 2 of 2
Share     
  1. #1
    Preman Forum


    wayjar's Avatar

     

    User ID : PGF-1
    Join Date : May 2011
    Location : PatasGSM Forum
    Total Posts : 1,434
    Thanks : 1,905
    Thanked 4,495 Times in 878 Posts
    Reputation : 100

    Belajar Menggunakan AVO/Multitester

    Bagi pembaca yang belum/kurang bisa menggunakan AVO/Multi Meter, semoga dengan tulisan ini bisa sedikit lebih memahami.
    Gambar AVO/Multi Meter


    [Only registered and activated users can see links. ]
    Keterangan
    1. Zero Correction (Pengenolan Jarum)
    >> Untuk mengenolkan Jarum pada posisi kiri
    2. Range Selector
    >> Untuk memilih range/batasan hambatan, tegangan atau arus
    [Only registered and activated users can see links. ]
    3. Measuring Terminal
    4. Series Condenser
    5. Ohm Adjust
    >> Untuk mengenolkan jarum saat melakukan pengukuran hambatan

    [Only registered and activated users can see links. ]
    Pengukuran hambatan (ohm)
    1. Perhatikan (lihat) kondisi AVO baik atau rusak bodynya
    2. Nolkan jarum AVO pada posisi sebelah kiri dengan menggunakan Ohm Zero Correction dengan cara memutar kekiri atau kekanan agar jarum tersebut benar2 ke angka nol sebelah kiri
    3. Posisikan Range Selector pada x1 Ω, x10, x100, x1k, atau x10k selanjutnya tempelkan ujung kabel negatif dan positif. Nolkan jarum AVO tepat pada angka nol sebelah kanan dengan menggunakan ohm adjust.
    “Baik tidaknya range selector x1 Ω, x10 Ω, x100 Ω, pegang ujung negatif dan positif, jarum harus tidak bergerak”.
    4. Pada dasarnya untuk pengukuran, Range Selector ohm meter harus betul2 diperhatikan, yaitu setiap memindahkan range selector ke masing2 nilai ohm terlebih dahulu ujung taspinnya disatukan/ dihubungkan. Sambil melihat jarum AVO menunjukkan kurang atu lebih dari angka nol disebelah kanan. Kurang atau lebihnya jarum tersebut kita atur dengan tombol ohm adjusting knop kearah kiri atau kanan sehingga jarum AVO tersebut benar2 ke posisi angka nol.
    5. Setiap mau mengukur posisi ohm hendaknya letakkan range selector pada skala yang paling kecil.
    Cara Membaca Skala Ohm
    [Only registered and activated users can see links. ]
    Pengukuran tegangan DC volt dan AC volt

    [Only registered and activated users can see links. ]

    Cara Membaca Skala Volt Tegangan AC maupun DC
    [Only registered and activated users can see links. ]
    1. Range selector 0,1v
    Skala baca dari 0~10
    Jarum maximal 0,1v (10:100:0,1)
    Sedangkan perkolomnya diambil dari angka 1 >> 1 disini= 1/100= 0,01
    Jadi 0,01 dibagi 5 kolom >> 1/100:5= 1/1001/5=1/500= 0,02v
    2. Range selector 0,5v
    Skala baca dari 0~50
    Jarum maximal 0,5v (50:100:0,5)
    Sedangkan perkolomnya diambil dari angka 10 >> 10 disini= 10/100= 0,1
    Jadi 0,1 dibagi 10 kolom >> 10/100:10= 1/101/10=1/100= 0,01v
    3. Range selector 2,5v
    Skala baca dari 0~250
    Jarum maximal 2,5v (250:100:2,5)
    Sedangkan perkolomnya diambil dari angka 50 >> 50 disini= 50/100= 0,5
    Jadi 0,5 dibagi 10 kolom >> 50/100:10= 1/21/10=1/20= 0,02v
    4. Range selector 10v
    Skala baca dari 0~10
    Jarum maximal 10v
    Sedangkan perkolomnya diambil dari angka 1 >> 1 disini= 1/1= 1
    Jadi 1 dibagi 5 kolom >> 1:5= 11/5=1/500= 0,02v
    5. Range selector 50v
    Skala baca dari 0~50
    Jarum maximal 50v
    Sedangkan perkolomnya diambil dari angka 10 >> 10 disini= 10/1= 10
    Jadi10 dibagi 10 kolom >> 10/10= 1v
    6. Range selector 250v
    Skala baca dari 0~250
    Jarum maximal 250v
    Sedangkan perkolomnya diambil dari angka 50 >> 50 disini= 150= 50
    Jadi 50 dibagi 10 kolom >> 50/10= 5v
    7. Range selector 1000v
    Skala baca dari 0~10 (10100= 1000)
    Jarum maximal 1000v
    Sedangkan perkolomnya diambil dari angka 1 >> 1 disini= 1100= 100
    Jadi 100 dibagi 5 kolom >> 100/5= 20v

    Dikutip : [Only registered and activated users can see links. ]



    [Only registered and activated users can see links. ]" + Room Site Sponsor"
    Spesifikasi Harganya bisa diklik di link atas. Thank For Sponsor yang telah bergabung

  2. The Following 4 Users Say Thank You to wayjar For This Useful Post:


  3. #2
    RetroGroup Community
    OemartSentani's Avatar

     

    User ID : PGF-546
    Join Date : Jun 2011
    Location : di bawah kaki IC
    Total Posts : 71
    Thanks : 147
    Thanked 77 Times in 32 Posts
    Reputation : 4
    saya tambahkan master,,


    Metode Pengukuran

    Metode Pengukuran
    Untuk mengetahui jalur yang putus dari suatu rangkaian diperlukan suatu alat ukur yang disebut AVOMeter, dengan menggunakan AVOMeter kita dapat mengetahui baik tidaknya suatu jalur menggunakan fasilitas pengukuran Ohm “?”.

    Dalam penganalisaan jalur diperlukan sumber arus listrik yang akan diberikan kepada jalur tersebut. Perlu anda ketahui bahwa didalam AVOMeter sudah terdapat sumber arus yang berasal dari sebuah battery yang telah dipasang didalam AVOMeter, sehingga pada waktu pengukuran tegangan battrey ini akan mengalir pada rangkaian yang diukur, walaupun hanya dapat memberikan arus yang sangat rendah.

    Untuk menganalisa kerusakan jalur pada suatu rangkaian dapat dilakukan dengan dua cara, pertama pengukuran secara pararel dan pengukuran secara seri. Pada prinsipnya pengukuran tersebut sama saja, akan tetapi akan lebih akurat bila dilakukan dengan dua cara tersebut. Agar dapat lebih dipahami lagi ikuti keterangan dibawah ini:



    Teknik Pengukuran Pararel

    Pada prinsipnya pengukuran resistansi atau tahanan adalah mengukur besaran arus yang akan mengalir pada suatu rangkaian, maka bila disaat pengukuran terdapat suatu jalur yang tidak mempunyai nilai resistansi (Jarum AVO Meter tidak bergerak sedikitpun) atau short (Jarum AVO Meter bergerak penuh ke arah kanan / 0 ohm), besar kemungkinan tidak akan ada arus listrik yang dapat mengalir dari jalur tersebut. Akan tetapi bila terdapat nilai resistansi yang kecil (Jarum AVO Meter akan bergerak lebih jauh ke arah kanan) maka arus yang akan mengalir pada jalur tersebut sangat besar. Bila nilai resistansinya besar (Jarum AVO Meter hanya bergerak sedikit saja ke arah kanan) maka makin kecil arus yang akan mengalir pada rangkaian tersebut. Akan tetapi bila AVO-Meter tidak menunjukan nilai Resistansi (Jarum tidak bergerak sedikitpun) maka tidak terdapat arus yang mengalir pada jalur tersebut.

    Belum tentu bila dalam pengukuran tersebut tidak menujukan nilai resistansi maka dapat dipastikan jalurnya yang putus, bisa saja tidak terdapat arus yang disebabkan karena terdapat komponen yang bermasalah, mungkin rusak atau hubungannya tidak baik. Oleh karena itu cara pengukuran pararel dapat dilakukan juga untuk menganalisa kerusakan pada suatu komponen atau rangkaian.

    Teknik Pengukuran Seri
    Bila hasil pengukuran pararel menunjukan bahwa jalur tersebut tidak mempunyai arus, sebaiknya anda jangan dulu mengambil kepastian bahwa jalur tersebut putus, anda dapat meyakinkannya dengan cara pengukuran secara seri, cara ini membutuhkan skema diagram untuk mengetahui komponen yang akan dilalui oleh setiap jalurnya, pada prakteknya anda akan mengukur satu persatu disetiap komponen yang akan dilalui oleh jalur tersebut.

    Metode pengukuran secara seri dapat diperlihatkan pada gambar dibawah ini:


    Berbeda dengan metoda pengukuran pararel, dimana AVO-Meter akan menunjukan nilai resistansinya. Sedangkan metoda pengukuran seri dilakukan untuk mengetahui terhubung atau tidaknya suatu jalur. Bila hasil pengukuran menunjukan suatu nilai resistansi (tahanan) maka jalur tersebut tidak terhubung dengan baik, apalagi bila hasil pengukuran AVO-Meter tidak bergerak sedikitpun dipastikan jalur tersebut telah putus. Jalur tersebut normal bila jarum avometer menunjukan “0 Ohm” ( Jarum AVO-Meter bergerak penuh ke arah kanan). Seperti gambar dibawah ini:


    Cara Menganalisa kerusakan jalur
    Sebagai contoh kasus, disini saya akan mempraktekan cara menganalisa jalur SIM Card pada ponsel Nokia NGAGE QD, walaupun dalam praktek ini hanya diberikan contoh pada permasalahan SIMCard saja, akan tetapi bila anda telah benar-benar paham dengan yang akan dijelaskan ini maka akan mudah dalam penganalisaan jalur pada rangkaian yang lainnya.

    Pertama kali langkah yang harus dilakukan adalah mengukur nilai Resistansi disetiap jalur/pin out pada Konektor atau Interface SIMCard pada PWB Ponsel. Test Probe AVO-Meter dihubungkan secara pararel, hitam ke Ground sedangkan yang merah dihubungkan kesetiap jalur/pin out. Caranya dapat diperlihatkan pada gambar dibawah ini:


    Gambar diatas dapat dijelaskan sebagai berikut:
    • Setel AVOMeter pada kalibrasi OHM X1, karena pada setingan ini AVOMeter akan dapat memberikan arus yang cukup besar untuk mengalirkan arus listrik pada rangkaian yang akan kitaukur dan AVOMeter tidak akan terlalu peka dalam pengukurannya, terkecuali bila jarum petunjuk AVOMeter hanya bergerak sedikit saja, maka anda dapat menaikan kalibrasinya menjadi OHM X10 atau yang lebih diatasnya.

    • Hubungkan Testprobe yang berwarna hitam kepada Ground (Negatif) pada PWB Ponsel, selanjutnya Testprobe yang berwarna merah hubungkan kepada salah satu jalur SIMCard. Anda ukursatu persatu ke semua kaki-kaki konektor SIMCard. Bila disetiap kaki konektror tersebut terdapat nilai resistansi maka dapat dipastikan jalur tersebut adalah normal / tidak bermasalah. Disaat pengukuran akan ditemukan dari salah satu jalur tersebut, dimana AVOMeter menunjukan 0Ohm (jarum bergerak penuh / Short) ini bisa diartikan bahwa jalur tersebut terhubung langsung dengan Ground. Akan tetapi bila salah satu kaki konektor tersebut tidak memiliki nilai resistansi, kemungkinan besar jalur tersebut telah putus, untuk meyakinkan jalur tersebut putus atau memang jalur itu adalah jalur kosong atau jalur aktif, maka anda dapat melihatnya pada skema diagram. Dapat diperlihatkan pada gambar dibawah ini:


    Jalur konektor SIM Card
    Pada “SIM READER” pin 6 (VPP), disana terlihat jelas bahwa jalur tersebut adalah jalur yang tidak digunakan, maka bila tidak terdapat nilai resistansi, keadaan tersebut adalah wajar. Pada pin 5 akan dihubungkan ke Ground, maka hal yang wajar bila hasil pengukuran jarum AVO-Meter akan bergerak secara penuh ke arah kanan.


    Menentukan antar blok yang bermasalah
    Bila hasil dari pengukuran diatas terdapat salah satu jalur yang putus maka selanjutnya anda tinggal mengetahui jalur alternatif yang akan dihubungkan. Langkah inilah yang cukup memusingkan karena kita harus betul-betul memahami hubungan antar sistemnya, misalkan saja untuk permasalahan SIM Card yang sedang kita bahas ini. Sebelum melakukan pengukuran, harus diketahui hubungan antar sistem yang berkaitan dengan jalur dari konektor SIM Card ini. Bila anda belum mengetahuinya, maka diperlukan skema diagram.

    Dari penjelasan skema diagram diatas, terlihat bahwa jalur dari konektor SIM Card akan diteruskan kepada EMI-Filter, selanjutnya diteruskan kepada UEM. Setelah kita mengetahui hubungan antar sistem tersebut, langkah pengukuran dapat dilakukan secara bertahap dari komponen ke komponen di setiap bloknya, agar jalur alternatif yang akan di Jumper adalah jalur aktif yang semestinya tersambung tanpa harus melewati suatu rangkaian yang aktif, misalkan melakukan jumper dari konektor SIM card langsung ke UPP tanpa melewati UEM sedangkan UEM berfungsi sebagai SIM Detektor dan SIM IF, maka hal ini adalah tindakan yang salah! Ponsel tidak akan dapat bekerja dengan baik.

    Yang akan menyulitkan adalah menentukan jalur dari komponen manakah jalur yang putus tersebut, apakah jalur dari konektor SIM Card kepada EMIF? atau justru yang putus adalah jalur EMIF kepada UEM?. Oleh karena itu cara pengukurannya harus secara sistematis dan berurutan berdasarkan Sistem didalamnya. Cara pengukurannya gunakan metoda pengukuran secara seri.

    salam :


  4. The Following 4 Users Say Thank You to OemartSentani For This Useful Post:


Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Info !! USB Flashing Menggunakan UFS HWK
    By Booggie in forum UFS HWK / All Sarassoft
    Replies: 8
    Last Post: 01-02-2013, 15:43

Visitors found this page by searching for:

cara membaca multitester

belajar multitester

belajar menggunakan avo meter

belajar menggunakan multitester

belajar menggunakan avometer

cara belajar multitester

belajar multimeter

cara baca multitester

cara belajar menggunakan avometer

belajar menggunakan multi tester

belajar menggunakan multimeter

belajar membaca multitester

belajar multi tester

http:www.patasgsm.comshowthread.php1369-Belajar-Menggunakan-AVO-Multitester

cara belajar menggunakan multitester

Membaca multitesterbelajar menggunakan testermempelajari multitesterbelajar menggunakan avobelajar membaca avo metermempelajari jarum pada avo metercara mempelajari avometercara belajar menggunakan multimeterapometermempelajari multimeter
SEO Blog

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Klik Untuk Informasi Lebih Lanjut